Daftar Makanan Khas Di Phu Yen [Part 1]

Daftar Makanan Khas Di Phu Yen [Part 1]

Phu Yen indah, cerah, berangin, dan damai. Itu adalah sebagian tentang propinsi ini yang sudah saya kenalkan ya. Akan tetapi, Phu Yen juga akan membuat wisatawan tersesat di tanah yang ada banyak hidangan terkenal dan lezat. Ayo ikuti saya untuk mencicipi banyak makanan yang luar biasa ini!

1. Bubur ikan Teri di Fafa Coffee

Kalau Anda ingin menikmati kombo sarapan yang lezat dengan secangkir kopi untuk sehari yang segar. Ayo segera datang ke warung kopi Fafa di jalan Doc Lap No. 21, kelurahan 7, Tuy Hoa, Phu Yen. Warung  dibuka dari jam 6: 00 sampai jam 22: 00.

Sekarang banyak orang yang suka minum kopi pagi sambil makan di setempat. Jadi, memahami kebutuhan ini dan kemudahan 2-in-1, Fafa memilih untuk mengembangkan layanan minuman dan sarapan. Dan satu hidangan yang sudah menaikkan nama warung ini adalah bubur ikan teri yang disebut bubur “special” di Phu Yen. Ini adalah ikan yang lembut, dagingnya putih. Pada saat memasak, bubur manis dan harum sekali. Ketika buburnya hampir diselesai, kita lagi kasih bawang untuk menambah aroma makanan dan membuat Anda merasa ingin segera menikmatinya

Bubur ikan teri ini mengandung banyak nutrisi, memiliki efek memulihkan, terutama untuk orang sedang sakit. Selain itu, bubur tersebut juga berikan energi kepada orang yang harus bekerja keras setiap hari.

Pada pagi hari, wisatawan sering berkunjung ke sini, dan “pesanan” yang paling banyak adalah bubur ikan teri yang enak dan bergizi ini. Khususnya, restoran ini juga terhadap dengan laut sehingga tempatnya memiliki pemandangan yang indah. Wisatawan bisa makan sambil menonton ombak yang sedang bergulir di pantai. Kemudian mencicipi minuman secara pelan lalu bisa berjalan atau memperdalam dengan laut juga sangat menarik.

2. “Banh canh” daun kucai

“Banh canh” daun kucai juga merupakan hidangan yang terkenal di Phu Yen. Ketika datang ke sini dan makan secara langsung baru dapat merasakan aroma yang khas hidangan tersebut dari daerah masing-masing, mulai dari bahan hingga cara masaknya.

Hidangan yang sudah dekat sekali bagi orang setempat ini menarik banyak pengunjung menikmatinya. Bahan utama untuk memasak “banh canh” daun kucai juga sangat sederhana: “cha ca” (dibuat dari daging ikan), daging, telur puyuh, “soi banh canh” (dibuat dari tepung beras, lembut dan lunak tetapi ketika dimakan tidak akan keras atau gembur. “Cha ca” diiris lalu digoreng sampai berwarna kuning, disertai dengan daging ikan yang diperas menjadi potongan-potongan kecil kemudian dikukus dan digoreng juga, hanya menghirup aromanya saja, wisatawan sudah jatuh cinta segera

“Banh canh” daun kucai akan lebih enak kalau kuahnya bukan dimasak dari tulang melainkan dari ikan-ikan yang kecil sehingga kuah di sini sangat manis dan tidak terasa bosan saat dimakan. Secara khusus, semangkuk “banh canh” daun kucai akan lebih enak mata ketika ditambah warna hijau dari daun kucai. Selain itu, harum dari daun kucai juga adalah poin unik yang hanya dimiliki oleh Phu Yen. Jadinya ketika sudah mencoba di tempat ini, wisatawan akan mengingat hidangan tersebut dan juga tidak bisa lupa rumah asli makanan ini – itulah propinsi Phu Yen.

Lihat saja semangkuk “banh canh” daun kucai, itu cukup menarik bagi Anda, mulai dari 20.000 VND – 25.000 VND / semangkuk, pengunjung dapat mengunjungi warungnya di sudut kantor pos Tran Hung Dao atau jalan Phan Dinh Phung untuk menikmati hidangan yang lezat sekali.

Yuk coba loh!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *