Mengujungi Jeram Berbatu Yang Terkenal Di Phu Yen

Mengujungi Jeram Berbatu Yang Terkenal Di Phu Yen

Keindahan Jeram berbatu Ganh Da Dia di Phu Yen tidak hanya terkenal di peta wisata Vietnam tetapi juga sangat diketahui bagi wisatawan manca Negara karena kecantikannya unik dan megah banget. Objek wisata tersebut dianggap sebagai tujuan wisata yang luar biasa dengan kombinasi di antara batu, laut dan langit yang luas. Apakah Anda sudah tahu tentang tujuan wisata ini? Kalau belum, yuk ikuti saya untuk tahu lebih banyak tentang pemandangan yang indah ini.

Ganh Da Dia berada di komune An Ninh Dong, distrik Tuy An, propinsi Phu Yen. Anda bisa berkunjung ke sana dengan rute sebagai berikut:

Dari kota Tuy Hoa, Anda berkendara kira-kira 30 km ke arah Utara. Ketika sudah sampai kota Chi Thanh, Anda belok kanan ke arah Timur, lalu terus berjalan 15 km lagi, tujuan sudah berada di depan Anda. Jika Anda ingin menikmati angin laut yang segar, pemandangan indah di pantai daerah ini, jalan pesisir pantai di Tuy Hoa, sekitar 35 km, akan menjadi pilihan yang cocok untuk Anda.

Phu Yen memiliki iklim sedang yang sejuk, sehingga Anda dapat datang ke sini pada bulan apa pun. Setiap musim memiliki keindahan yang sangat unik. Namun, pariwisata Phu Yen mempunyai dua musim yang berbeda yaitu musim hujan dan musim kemarau, Jadi sebaiknya wisatawan harus pergi ke Ganh Da Dia dari bulan Maret hingga bulan Agustus. Pada saat itu, udaranya tidak terlalu panas juga tidak terlalu basah karena hujan, pelancong bisa bebas mengunjungi daerah ini.

Keunikan tempat ini disebabkan oleh batu – batu yang berbentuk aneh sekali.  Ada yang berbentuk lingkaran, ada yang bujur sangkar. Hal itu telah menciptakan pemandangan yang heran banget seperti sengaja diatur oleh alam.

Berdasarkan pada banyak penelitian, diperkirakan bahwa sekitar 200 juta tahun yang lalu, selama waktu gunung api masih aktif di dataran tinggi Van Hoa, lavanya meletus sesuai dengan aliran yang mengarah ke laut.

Ketika lavanya disentuh dengan air laut yang dingin, lalu ditambah dengan sebuah fenomena dalam susunan batu – batu, hal tersebut menyebabkan keretakan batu – batu lava yang telah dibekukan. Sebagian besar di antaranya dipecah di sepanjang garis vertical. Oleh karena itu, batu – batu di tempat ini berbentuk yang berbeda. Dari atas, jeram berbatu terlihat sebagai sarang lebah raksasa, hitam dan kasar. Atau juga ada orang yang bilang bahwa Ganh Da Dia bermirip dengan piring – piring yang ditumpuk dalam tungku batu bata.

Setiap tahun, pada awal bulan Februari dan Agustus di kalender lunar, biasanya ada festival “Cầu ngư” – sebuah upacara yang sangat terkenal di khawasan pesisir laut. Para tamu yang datang ke sini pada waktu ini akan memiliki kesempatan untuk melihat pemandangan jeram berbatu “Đĩa” dan berpartisipasi dalam festival-festival yang menarik

Tempat ini disukai karena memiliki udara alam, viewnya luas dan romantis. Objek wisata ini adalah keajaiban indah yang menarik dan menahan wisatawan. Di sepanjang jeram berbatu ini, kadang-kadang Anda akan menemukan beberapa daerah yang lebih dibawahi dari daratan. Setiap kali ada hujan bersama dengan air laut, tempat ini tiba-tiba menjadi danau buatan. Anda dapat bersandar pada bebatuan, berendam di laut dan menikmati udara segar, melihat kepiting, bintang laut, atau ubur-ubur yang terperangkap.

Coba bayangkan betapa asyiknya objek wisata ini ya! Tunggu apa lagi, berangkat sekarang!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *