Mengunjungi Ladang-Ladang Garam Di Sa Huynh

Mengunjungi Ladang-Ladang Garam Di Sa Huynh

Ladang garam Sa Huynh tidak hanya adalah salah satu ladang garam yang terbesar di Vietnam Tengah tetapi juga dikenal sebagai sisa-sisa peninggalan budaya di ruang budaya Sa Huynh. Ayo baca sampai selesai ya!

Apa pengertian Sa Huynh?

Nama Sa Huynh, jika ditulis dengan benar, berasal dari nama Sa Hoang, yang berarti pasir emas. Ladang garam Sa Huynh berada di komune Pho Thanh, distrik Duc Pho, propinsi Quang Ngai.

Datang ke sini, pengunjung akan dapat memiliki foto-foto yang terkesan dan murni di ladang garam, lebih dari hal tersebut, yang penting Anda juga ada kesempatan untuk mengalami cara membuat butiran garam yang putih dengan orang setempat. Yuk, cobalah!

Ladang-ladang garam di Sa Huynh

Ladang garam Sa Huynh memiliki keluasan lebih dari 110 ha, sejauh 60 km dari kota Quang Ngai ke arah Selatan propinsi. Perindustrian garam di sini telah menjadi mata pencaharian bagi sekitar 600 rumah tangga sejak lama. Kegiatan tersebut juga bermanfaat untuk melestarikan keindahan dalam budaya kerja dan produksi bagi warga di Sa Huynh.

Kalau berjalan-jalan di ladang garam pada musim kemarau, lautnya sangat jernih, mataharinya indah dan pada saat itu ladang garam Sa Huynh akan berwarna putih semuanya.

Di sini, pengunjung akan mendengar kisah-kisah tentang matahari dan bumi, proses pembuatan garam, pasti Anda akan bisa merasakan rasa asin dari laut dan rasa asin dari keringat para petani yang bekerja di tempat ini.

Menurut para ahli sejarah, ladang garam Sa Huynh sudah ada dari abad ke sembilan belas. Meskipun sudah lebih dari 100 tahun, metode pembuatan garam tradisi di Sa Huynh masih dipertahankan sampai kini.

Berdasarkan pada pergerakan pasang laut, orang setempat akan mengalirkan air dari kanal dan parit ke kandungan lalu melepaskannya dengan hati-hati ke lapangan yang sudah disediakan. Setelah air masuk ke dalam ladang secara merata, kita akan menunggu sampai air laut mengkristal menjadi garam di bawah sinar matahari.

Jika ingin garam yang berwarna putih, besar, dan berkilau di bawah sinar matahari, petani garam harus mengawasi air melalui tiga kali sinar matahari dan ketika ladang garam kering, hasilnya sudah bisa diambil.

Kalau wisatawan berkunjung ke sini pada sore hari, sebuah gambar yang hebat akan berada di depan mata Anda. Anda akan melihat ladang garam yang terus-menerus sebagai cermin-cermin fantastis dalam sinar matahari pada saat matahari terbenam. Pemandangan yang bisa kita lihat setiap hari, sederhana sekali, tetapi sangat unik.

Tahun-tahun akhir ini, didukung oleh pemerintah, penduduk desa garam Sa Huynh dengan berani menginvestasikan miliaran VND untuk menerapkan model produksi yang baru. Hampir 7 km tanggul untuk mencegah keasinan dari laut telah dibangun, hampir sepertiga luasan ladang garam ditutupi dengan beton dan kertas perak. Oleh karena itu, kualitas butiran garam Sa Huynh sangat bagus, garamnya putih, kristalisasi padat dan sangat disukai oleh konsumen.

Datang ke Sa Huynh, wisatawan tidak hanya mengalami hal-hal yang menarik di ladang garam Sa Huynh, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengunjungi banyak pemandangan alam indah di tanah ini seperti Hoc Mo (tempat terkenal tentang tebing batu; Pantai Chau Me (salah satu pantai indah di Vietnam Tengah, laut biru, pasir keemasan) …

Selain itu, Anda bisa mencicipi banyak makanan khas di objek wisata ini. Makanan apa ya? Tunggu saya di tulisan yang akan disharing selanjutnya ya. Sekarang siap bagasi dan pergi aja!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *